KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
51. St. Symmakus (498-514)
Symmakus lahir di Sardinia. Pada hari pemilihannya menjadi paus pada 22 November 498, faksi lain memilih Kepala Biarawan Laurensius yang berseberangan dengannya. Tetapi Theodorikus, menuntut untuk campur tangan, lalu menitahkan bahwa Symmakus telah terpilih secara legitimasi. Laurensius tidak akan menyetujuinya dan menggunakan setiap cara atas dirinya, untuk mempertahankan pemilihannya sendiri. Kontroversi ini diselesaikan oleh sebuah konsili yang terdiri dari 125 uskup yang memastikan posisi Symmakus. Kisah tentang pemilihan ini, tuduhan-tuduhan maupun fitnah dari para penentangnya, menyita waktunya dan membuat hidupnya kesulitan selama bertahun-tahun. Dia menentang dan mengucilkan Kaisar Anastasius karena dia mendukung Acacius dank arena dia sudah memperlakukannya secara arogan.
Dia memperhatikan keindahan Roma serta gereja dengan bangunan-bangunan baru. Dia mengumumkan kepemilikan harta milik gerejawi menjadi sah dan membiarkan para imam menggunakannya dengan benar. Paus ini juga menegaskan kembali supaya doa “Gloria” dimasukkan ke dalam liturgy Ekaristi. Dia wafat pada 19 Juli 514.
|